Rabu, 15 Oktober 2014

Perjalanan Ke Istana Negara Republik Indonesia

Perjalanan Ke Istana Negara Republik Indonesia

    Perjalanan ini sebenarnya bukan hanya sekedar perjalanan , Sebenarnya ini adalah undangan resmi untuk acara 17 agustus .  Ga cuma sekali si tepatnya saya mendapatkan undangan 17 agustus , acara resmi ini yang biasa di rayakan untuk memperingati kemerdakaan negara kita sangatlah mewah dan menarik . dari kalangan pejabat hingga warga biasa bisa juga untuk menghadiri acara ini .eits tapi bukan sembarang warga yang bisa masuk ke sini , bisa-bisa membludak isinya .
   Gambar di atas adalah foto dari undangan resmi dari acara 17 agustus 2014 , ya kenapa ga bisa sembarangan karena acara ini cuma tersedia 4000 undangan  dari ratusan juta penduduk indonesia . saya salah satu yang beruntung dan dapat kesempatan 3x dalam 3 tahun , tepatnya 3 tahun berturut- urut di tahun di 2012,2013 dan di tahun 2014 . undangan tersebut bisa di hadiri 2 orang  dan dapat souvenir hanya 1 kupon nya , ko cuma 1 kupon ? ya kalo banyak makan banyak anggaran dong pemerintah . kan souvenirnya juga menarik dan berharga si . di dalamnya ada baju , topi , cd album lagu daerah , buku-buku banyak lagi deh.
 


      Mungkin ada yang belum tau sejarah tentang istana negara nih simak deh
Istana Negara dibangun tahun 1796 untuk kediaman pribadi seorang warga negara Belanda J.A van Braam. Pada tahun 1816 bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda dan digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan serta kediaman para Gubernur Jendral Belanda. Karenanya pada masa itu istana ini disebut juga sebagai Hotel Gubernur Jendral.







   Pada mulanya bangunan yang berarsitektur gaya Yunani kuno itu bertingkat dua, namun pada tahun 1848 bagian atasnya dibongkar, dan bagian depan lantai bawah dibuat lebih besar untuk memberi kesan lebih resmi. Bentuk bangunan hasil perubahan 1848 inilah yang bertahan sampai sekarang, tanpa perubahan yang berarti. Luas bangunan ini lebih kurang 3.375 meter persegi.
Sesuai dengan fungsi istana ini, pajangan serta hiasannya cenderung memberi suasana sangat resmi. Bahkan kharismatik. Ada dua buah cermin besar peninggalan pemerintah Belanda, disamping hiasan dinding karya pelukis - pelukis besar, seperti Basoeki Abdoellah.
Banyak peristiwa penting yang terjadi di Istana Negara. Diantaranya ialah ketika Jendral de Kock menguraikan rencananya kepada Gubernur Jendral Baron van der Capellen untuk menindas pemberontakan Pangeran Diponegoro dan merumuskan strateginya dalam menghadapi Tuanku Imam Bonjol. Juga saat Gubernur Jendral Johannes van de Bosch menetapkan sistem tanam paksa atau cultuur stelsel. Setelah kemerdekaan, tanggal 25 Maret 1947, di gedung ini terjadi penandatanganan naskah persetujuan Linggarjati. Pihak Indonesia diwakili oleh Sutan Sjahrir dan pihak Belanda oleh Dr. Van Mook.
Istana Negara berfungsi sebagai pusat kegiatan pemerintahan negara, diantaranya menjadi tempat penyelenggaraan acara - acara yang bersifat kenegaraan, seperti pelantikan pejabat - pejabat tinggi negara, pembukaan musyawarah, dan rapat kerja nasional, pembukaan kongres bersifat nasional dan internasioal, dan tempat jamuan kenegaraan.
Sejak masa pemerintahan Belanda dan Jepang sampai masa pemerintahan Republik Indonesia, sudah lebih kurang 20 kepala pemerintahan dan kepala negara yang menggunakan Istana Negara sebagai kediaman resmi dan pusat kegiatan pemerintahan Negara.
   
  Mungkin ada yang bertanya di dalam acara tersebut ada apa saja , di dalamnya ada banyak acara  loh. pembukaan dengan 32 lagu daerah di nyanikan dengan paduan suara terpilih , lalu tarian - tarian daerah yang di kenal seluruh dunia , atraksi dari tni dan polri , dan yang terpenting pengibaran bendera sang saka merah putih yang paling utama .
  oh iya kalo saya si kesana bisa dengan menggunakan KRL turun di stasiun gambir , lalu tinggal jalan kaki menuju monas , jangan lupa juga mampir ke monasnya juga . tapi kalo saat acara undangan biasanya menggunakan kendaraan pribadi .


  

Foto di atas saya pada acara penutupan bendera 17 agustus pada tahun 2013 .





Dan yang ini pada pengibaran bendera 17 agustus pada tahun 2014 .
sekian dari tulisan saya ini .

 






   


Selasa, 13 Mei 2014

Pentingnya Teknologi Informasi Bagi Manajemen Sistem Informasi


Peran utama aplikasi sistem informasi dalam bisnis adalah untuk memberikan dukungan yang efektif atas strategi perusahaan agar dapat memperoleh keunggulan kompetitif.
Peran strategis SI ini melibatkan penggunaan TI untuk mengembangkan berbagai produk, layanan, dan kemampuan yang memberikan perusahaan keunggulan besar atas tekanan kompetitif dalam pasar global. Hal ini menciptakan sistem informasi strategis, SI yang mendukung atau membentuk posisi kompetitif dan strategi dari perusahaan bisnis. Jadi, SI strategis dapat berupa SI apapun (TPS, SIM, DSS, dan lain-lain) yang menggunakan TI untuk membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif, mengurangi kelemahan kompetitif, atau untuk memenuhi tujuan strategis perusahaan lainnya.
Perusahaan dapat bertahan hidup dan berhasil dalam jangka panjang hanya jika perusahaan tersebut berhasil mengembangkan strategi untuk menghadapi lima tekanan kompetitif yang membentuk struktur persaingan dalam industrinya.
Dalam model klasik Michael Porter mengenai strategi kompetitif, bisnis apapun yang ingin bertahan hidup dan berhasil harus mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai strategi untuk secara efektif mengatasi : 1. Persaingan dari para pesaing dalam industrinya 2. Ancaman pemain baru dalam industri dan pasarnya 3. Ancaman yang dihadapi karena adanya produk pengganti yang dapat mengambil pangsa pasar 4. Daya tawar pelanggan 5. Daya tawar pemasok
Strategi dasar penggunaan teknologi informasi dalam bisnis 1. Strategi kepemimpinan dalam biaya • Penggunaan TI untuk mengurangi secara mendasar biaya proses bisnis • Penggunaan TI untuk menurunkan biaya pelanggan atau pemasok 2. Strategi diferensiasi  Mengembangkan berbagai fitur TI baru untuk melakukan diferensiasi produk dan jasa  Menggunakan berbagai fitur TI untuk mengurangi keunggulan diferensiasi para pesaing  Menggunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan diri pada ceruk pasar yang dipilih
1
3. Strategi inovasi  Membuat produk dan kasa baru yang memasukkan berbagai komponen TI  Mengembangkan pasar baru atau ceruk pasar yang unik dengan bantuan TI  Membuat perubahan radikal atas proses bisnis dengan TI yang secara dramatis akan memangkas biaya, meningkatkan kualitas, efisiensi, atau layanan pelanggan, atau mempersingkat waktu ke pasar 4. Strategi pertumbuhan  Menggunakan TI untuk mengelola perluasan bisnis secara regional dan global  Menggunakan TI untuk mendiversifikasi serta mengintegrasikan produk dan jasa lainnya 5. Strategi persekutuan  Menggunakan TI untuk membuat organisasi virtual yang terdiri dari para mitra bisnis  Mengembangkan SI antar perusahan yang dihubungkan oleh internet dan ekstranet yang akan mendukung hubungan bisnis strategis dengan para pelanggan, pemasok, subkontraktor, dan pihak-pihak lainnya
Strategi Perusahaan Penggunaan Strategis TI Manfaat bisnis
Kepemimp- inan biaya
Dell Computer Perakitan berdasarkan pesanan online
Produsen berbiaya paling rendah Priceline.com Penawaran penjual secara online Penetapan harga yang diten- tukan pembeli eBay.com Lelang online Harga berdasarkan lelang
Diferensiasi
AV/NET Marshall E-commerce pelanggan/ pemasok Meningkatkan pangsa pasar Moen Inc. Desain untuk pelanggan secara online Meningkatkan pangsa pasar Consolidated Freight- ways Penelusuran pengiriman barang pelanggan secara online Meningkatkan pangsa pasar
Inovasi
Charles Schwab & Co Perdagangan saham dengan diskon secara online Memimpin pasar Federal Express Penelusuran paket dan manaje- men penerbangan secara online Memimpin pasar Amazon.com Sistem layanan penuh untuk pelanggan secara online Memimpin pasar
Pertum- buhan
Citicorp Intranet global Meningkatkan pasar global Wal-Mart Pemesanan barang dagangan melalui jaringan satelit global Memimpin pasar Toys 'R' us, Inc. Penelusuran persediaan melalui POS Memimpin pasar
Persekutuan
Wal-Mart / Procter & Gamble
Pengisian persedian secara otomatis oleh pemasok
Mengurangi biaya persedi- aan/ meningkatkan pen- jualan Cisco System Persekutuan manufaktur virtual Memimpin pasar secara linc- ah Staples, Inc. and Part- ners Belanja satu tempat secara on- line dengan para mitra Meningkatkan pangsa pasar
Strategi kompetitif lainnya seperti :
2
a. “Mengunci” pelanggan dan pemasok di dalam (locking-in customers and suppliers) Dengan cara membangun hubungan baru yang bernilai dengan pelanggan dan pemasok. b. Membangun biaya perpindahan (Switching cost) Dengan cara membuat pelanggan atau pemasok tergantung pada penggunakan atas SI antar perusahaan yang inovatif dan saling menguntungkan. c. Meningkatkan halangan masuk (Barriers to entry) Dengan cara meningkatkan jumlah investasi atau kerumitan teknologi yang dibutuhkan untuk bersaing dalam industri atau dalam suatu segmen pasar. d. Mendorong investasi dalam TI Dengan cara mengembangkan berbagai produk dan jasa baru yang tidak akan mungkin dihasilkan tanpa kemampuan TI yang kuat
Salah satu dari implementasi paling penting dari strategi kompetitif adalah Business Process Reengineering (BPR) sering kali disebut sebagai perekayasaan ulang.
Perbedaan BPR dengan perbaikan bisnis Perbaikan Bisnis BPR Tingkat perubahan Sedikit demi sedikit Radikal
Perubahan proses
Proses versi baru yang telah diperbaiki
Proses yang sama sekali baru Point awal Proses yang telah ada Lembar baru Frekuensi peruba- han Sekaligus atau terus menerus Perubahan periodik sekaligus Waktu yang dibu- tuhkan Sebentar Lama Lingkup umum Sempit, dalam berbagai fungsi Luas, lintas fungsi Horizon Dulu dan sekarang Masa depan Partisipasi Dari bawah ke atas Dari atas ke bawah Jalur ke pelak- sanaan Budaya Budaya, struktur Pelaksana utama Pengendalian statistik TI Resiko Sedang Tinggi
Perusahaan virtual (korporasi virtual atau organisasi virtual) adalah organisasi yang menggunakan TI untuk menghubungkan banyak orang, organisasi, aktiva, dan ide.
Strategi perusahaan-perusahaan virtual • Saling berbagi infrastruktur dan resiko dengan mitra aliansi • Menghubungkan kompetensi inti yang saling melengkapi • Mengurangi waktu konsep-ke-kas (Concept-to-cash time) melalui saling berbagi
3
• Meningkatkan fasilitas dan cakupan pasar • Mendapatkan akses ke pasar yang baru dan saling berbagi pasar atau loyalitas pelanggan • Bermigrasi dari menjual produk ke menjual solusi

Mengelola Teknologi Informasi Enterprise dan Teknologi Informasi Global


Mengelola Teknologi Informasi Enterprise dan Teknologi Informasi Global
Internetworked e-business versus conventional organization  
Sebelum E-Organization E-Organization
Struktur organisasi
 Hirarki   Perintah dan kontrol
Tidak terpusat, bersatu dalam jaringan  Struktur yang fleksibel dan mudah dimodifikasi
Kepemimpinan
Memilih seorang pemimpin secara spesifik  Pemimpin yang menentukan agenda  Pemimpin mempunyai kuasa penuh
Setiap orang adalah pemimpin  Pemimpin menciptakan lingkungan yang sukses  Pemimpin menciptakan kemungkinan untuk berubah
Orang dan kultur
Imbalan jangka panjang  Pengambilan keputusan secara langsung  Indivdual dan tim kecil yang mempunyai balas jasa
 
Prinsip Ciptakan karir anda sendiri
 
Otoritas yang didelagasikan  Kolaborasi yang diharapkan dan mendapat imbalan
Pengetahuan
 Fokus pada proses internal   Individual
 Fokus pada pelanggan  Institusional
Aliansi
Penyelesaian terhadap perbedaan yang ada
 Menciptakan nilai baru dan outsource pelayanan yang tidak kompetitif  Berjalan seiring dengan kompetitor, pelanggan dan pemasok

Struktur Organisasi dalam suatu e-business enterprise    
Pengelolaan TI Global
  



Tantangan kultur, politik dan Geoeconomic  
Tantangan Politik Contoh :  banyak negara mempunyai regulasi peraturan atau pelarangan transfer data seperti data personnel dari dan ke negaranya;   ada yang melarang impor hardware dan software;   ada yang menetapkan undang-undang menyangkut local content ;   pengenaan pajak yang tinggi.  
Tantangan Geoekonomi. Merupakan pengaruh geografi terhadap realitas ekonomi dari aktifitas bisnis internasional. Misal perbedaan kualitas telepon, perbedaan zona waktu, perbedaan biaya tenaga kerja.  Tantangan Kultural. Termasuk di sini adalah perbedaan bahasa, agama, cultural interests, adat, kebiasaan sosial.  
Strategi Bisnis dan TI Global  
Bisnis/perusahaan global adalah suatu bisnis yang dikendalikan melalui strategi global sehingga semua aktivitasnya direncanakan dan diimplementasikan dalam konteks sistem mendunia.   TI global adalah pemanfaatan berbagai bentuk TI untuk mendukung operasi dan manajemen dari bisnis global.  Contoh Bisnis Global adalah IBM, Microsoft, dll  Strategi Multinasional: subsidiari asing beroperasi secara otonomi   Strategi Internasional: subsidiari asing beroperasi secara otonomi, namun tergantung pada pusat untuk inovasi baru   Strategi Global: operasi di seluruh dunia dikelola oleh pusatnya   Strategi Transnasional: pengintegrasian kegiatan bisnis global melalui kerjasama dan interdependensi antara pusat, operasi, dan subsidiari internasional, serta pemanfatan TI global.  
Strategi Internasional Definisi 'internasional' : menyangkut bangsa atau negeri seluruh dunia; antarbangsa; (http://www.artikata.com/arti-330928-internasional.html)  
Karakteristik Bisnis adalah :  Operasi otonom  Spesifik wilayah  Integrasi vertikal  Pelanggan spesifik
Produksi dikontrol pusat  Segmentasi pelanggan menurut wilayah  
Karakteristik TI  Standalone system  Desentralisasi tanpa standar   Sangat tergantung pada tampilan muka (interface)  Multiple sistem, tingginya redundansi dan duplikasi dalam layanan dan operasi  Kurangnya keseragaman sistem dan data
Manajemen & Sistem Informasi Manajemen 2, Pertemuan Ke-11
Noviyanto Halaman 4
Strategi Global Definisi 'global' : 1 secara umum dan keseluruhan; secara bulat; secara garis besar; 2 bersangkut paut, mengenai, meliputi seluruh dunia; (http://www.artikata.com/arti-80569-global.html)  
Karakter Bisnis  Sumber yang global  Multiregional  Integrasi horizontal  Transparansi dalam pelanggan dan produksi  
Karakteristik TI  Desentralisasi regional   Tergantung pada interface  Konsolidasi dalam sebagian aplikasi-aplikasi dan pemanfaatan sistem2 yang berlaku umum  Mengurangi terjadinya operasi yan g berulang  Sebagai teknologi Informasi standar di seluruh dunia
Strategi Transnasional Definisi 'transnasional' : Berkenaan dengan perluasan atau keluar dari batas-batas Negara (http://www.artikata.com/arti-355032-transnasional.html)  
Karakter Bisnis  Operasi virtual melalui aliansi global  Pasar dunia dengan penyesuaian yang lebih luas  Layanan order dan layanan pelanggan secara global  Transparansi dalam produksi  
Karakteristik Teknologi Informasi  Konsolidasi secara logikal, terdistribusi secara fisik, terhubung dalan jaringan  Sumber data global bersama  Sistem-sistem terintegrasi  Aplikasi internet, intranet, dan ekstranet  Kebijaksanaan dan standar Teknologi Informasi secara transnasional
Bisnis Global dan Aplikasi TI  Pelanggan global: merupakan orang-orang yang mungkin travel kemana saja atau perusahaan yang mempunyai operasi global. TI global dapat membantu menyediakan layanan cepat dan nyaman.   Produk global: sama di seluruh dunia, dirakit melalui subsidiari. TI membantu mengelola pemasaran dan pengawasan mutu di seluruh dunia.   Operasi global: sebagian dari produksi atau proses perakitan diserahkan kepada subsidiari. TI membantu misalnya dalam hal fleksibilitas menurut geografi.   Sumberdaya global: subsidiari dapat menggunakan peralatan, fasilitas, dan SDM secara bersama. TI membantu mengawasi seluruh sumberdaya yang dimanfaatkan bersama.   Kolaborasi global: pengetahuan dan keahlian dari semua rekan dalam suatu perusahaan global dapat diakses dan di-share dengan mudah dan cepat. Hanya TI global yang dapat memungkinnya.
Manajemen & Sistem Informasi Manajemen 2, Pertemuan Ke-11
Noviyanto Halaman 5
Infrastruktur TI Global  Merupakan suatu arsitektur hardware, software, dan telecommunications network yang terintegrasi di seluruh dunia.   Harus mempertimbangkan berbagai restriksi pada berbagai negara subsidiari.   Meningkatnya penggunaan Internet dan teknologi web untuk menciptakan aplikasi global guna memenuhi kebutuhan bisnis global.   Seringkal memanfaatkan sistem integrator untuk mengelola operasinya di luar negeri.  
Issu Data Global  Issu utama adalah transborder data flow (TDF) dimana data bisnis mengalir menyeberangi batas-batas negara melalui jaringan telekomunikasi.   Beberapa kendala yang timbul adalah :  Dianggap melanggar regulasi ekspor dan impor  Transfer data pribadi dianggap melanggar legislasi privasi  Adanya proteksi khusus terhadap TI lokal maupun pekerjaan lokal  Perlunya manajemen dan standarisasi data global  Adanya perbedaan bahasa, dan budaya
Pengembangan Sistem Global  Seringkali terdapat konflik antara kebutuhan sistem lokal versus sistem global, dan kesulitan dalam menyepakati fitur umum sistem yang dipakai bersama.   Diperlukan antara lima sampai 10 kali lebih lama untuk mencapai kesepakatan mengenai kebutuhan sistem jika user dan developernya datang dari berbagai negara.   Strategi :  Memilih aplikasi terbaik dari semua subsidiari untuk digunakan sebagai aplikasi global   Membentuk tim pengembang multinasional yang mewakili berbagai subsidiari.   Pengembangan parallel, dimana masing-masing subsidiari mengerjakan bagian interface- nya masing-masing   Menunjuk center of excellence, dimana subsidiari tertentu yang lebih berpengalaman ditunjuk untuk mengembangkan sistem.   Global mind-set: membantu seluruh karyawan untuk memahami sistem global pada masa-masa transisi.   Lokal: kita harus merasa sebagai perusahaan lokal pada setiap negara subsidiari.   Sistem tunggal: kita harus mengoperasikan perusahaan sebagai satu sistem terintegrasi.   Sumberdaya manusia: kita harus memanfaatkan sdm lokal sebaik-baiknya  Basis informasi dan pengetahuan: kita harus meng-create organisasi berbasis informasi dan pengetahuan.  

Tantangan Keamanan Dan Etika TI



  •  Penggunaan TI dalam bisnis memiliki dampak besar pada masyarakat dan akhirnya akan menimbulkan berbagai isu etika dalam hal kejahatan, privasi, individualitas dan lainnya. TI dapat memiliki hasil yang bermanfaat dan juga merusak pada masyarakat serta pihak-pihak disetiap area ini.   
  • Tanggung jawab etika dari professional bisnis praktisi bisnis memiliki tanggung jawab untuk menyebarluaskan penggunaan TI yang beretika di tempat kerja. Seorang manajer ataupun praktisi bisnis bertanggung jawab membuat keputusan mengenai berbagai aktivitas bisnis dan penggunaan TI, yang mungkin memiliki dimensi etika yang harus dipertimbangkan.  Contohnya :  Haruskah praktisi bisnis secara elektronik memonitor aktivitas kerja para karyawan dan email mereka.   Haruskah membiarkan karyawan menggunakan komputer di tempat kerja mereka untuk kepentingan pribadi atau membawa pulang berbagai copy software untuk digunakan sendiri.  Haruskah secara elektronik mengakses catatan pribadi karyawan atau berbagai file ditempat kerja karyawan  Haruskah menjual informasi pelanggan yang di ekstrasi dari sistem pemrosesan transaksi ke perusahaan lain  
  • Etika bisnis (business ethics) berkaitan dengan berbagai pertanyaan etika yang harus dihadapi para manajer dalam pengambilan keputusan mereka sehari- hari. Teori stakeholder (stakeholder theory) dalam etika bisnis menekankan bahwa para manajer memiliki tanggung jawab etika untuk mengelola perusahaan demi kebaikan semua pemilik kepentingan, yang terdiri dari individu atau kelompok dengan kepentingan atau kebutuhan atas perusahaan. Hal ini biasanya meliputi para pemegang saham perusahaan, karyawan, pelanggan, pemasok, dan masyarakat setempat. Kadang kala istilah tersebut diperluas dengan memasukkan semua kelompok yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh perusahaan, seperti pesaing, lembaga pemerintahan dan kelompok kepentingan khusus.  
  • Selain etika bisnis ada juga yang disebut sebagai etika teknologi (technology ethics). Prinsip-prinsip etika teknologi, yaitu:  Proporsional. Hal baik yang dicapai melalui teknologi harus melebihi bahaya atau risikonya. Bahkan, harus ada alternatif yang dapat mencapai manfaat yang sama atau yang sebanding dengan bahaya atau risiko yang lebih kecil.  Persetujuan Berdasarkan informasi. Mereka yang terkena dampak dari teknologi harus memahami dan menerima berbagai risikonya.  Keadilan. Manfaat dan beban teknologi harus disebarkan secara adil. Mereka yang mendapat manfaat menanggung bagian yang adil risikonya, dan mereka yang tidak mendapatkan manfaat harus di bebaskan dari penderitaan akibat peningkatan risiko yang signifikan. 
  •  2 
  •  Minimalisasi Risiko. Bahkan jika dinilai dapat diterima oleh ketiga petunjuk diatas, teknologi harus diimplementasikan dengan sedemikian rupa untuk menghindari semua risiko yang tidak perlu ada.  
  • Kejahatan Komputer Kejahatan dunia maya adalah ancaman yang berkembang bagi mayarakat, yang disebabkan oleh penjahat atau tindakan yang tidak bertanggung jawab dari para individual yang mengambil keuntungan dari penggunaan luas serta kerentanan komputer dan internet, serta jaringan lainnya. Kejahatan komputer (computer crime) didefinisikan oleh Association of Information Technology Professionals (AITP) meliputi : 1. Penggunaan, akses, modifikasi, dan pengaturan hardware, software, data atau sumber daya jaringan secara tidak sah 2. pemberian informasi secara tidak sah 3. pembuatan copy software secara tidak sah 4. mengingkari akses pemakai akhir ke hardware, software, data, atau sumber daya jaringan sendiri 5. Menggunakan atau berkonspirasi untuk menggunakan sumber daya komputer atau jaringan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau properti berwujud.  
  • Hacking adalah penggunaan komputer yang obsesif, atau akses dan penggunaan tidak sah dalam sistem jaringan komputer.  
  • Taktik umum hacking yaitu:  Pengingkaran Layanan (Denial of Service) Praktik ini menjadi hal yang umum dalam permainan jaringan. Dengan menghujani perlengkapan situs web dengan terlalu banyak permintaan, penyerang dapat secara efektif menyumbat sistem, memperlambat kinerja atau bahkan merusak situs tersebut. Metode membebani komputer secara berlebihan ini kadang kala digunakan untuk menutupi serangan.  Memindai (Scans) Penyebaran pemeriksaan internet untuk menetapkan jenis komputer, layanan, dan koneksinya. Melalui cara itu para penjahat dapat memanfaatkan kelemahan dalam program komputer atau software tertentu.  Pengendus (Sniffer) Program yang secara terbalik mencari setiap paket data ketika mereka melalui internet, menangkap password atau keseluruhan isi paketnya.  Memalsu (Spoofing) Memalsu alamat email atau halaman web untuk menjebak pemakai menyampaikan informasi penting seperti password atau nomor kartu kredit.  Kuda Troya (Trojan Horse) program yang tanpa diketahui pemakai, berisi perintah untuk memanfaatkan kerentanan yang diketahui dalam beberapa software.  Pintu Belakang (Back Door) Jika titik masuk asli telah dideteksi, membuat beberapa cara kembali mudah dan sulit untuk dideteksi.  Applet Jahat (Malicious Applets) Program mini, kadang kala ditulis dalam bahasa komputer yang terkenal, Java, yang menyalahgunakan sumber daya 
  •  3 
  • komputer anda, mengubah file di hard disk, mengirim email palsu, atau mencuri password.  War Dialling Program yang secara otomatis menelepon ribuan nomor telepon melalui koneksi modem  Bom Logika (Logic Bomb) Perintah dalam program komputer yang memicu tindakan jahat.  Pembebanan Penyimpanan sementara (buffer Overflow) Tekhnik untuk merusak atau mengambil alih kendali komputer dengan mengirimkan terlalu banyak data ke area penyimpanan sementara komputer di memori komputer.  Penjebol Password (Password Cracker) Software yang dapat menebak password.  Rekaya social (Social Engineering) Taktik yang digunakan untuk mendapatkan akses ke sistem komputer melalui perbincangan dengan para karyawan perusahaan yang tidak menaruh curiga untuk mengorek informasi berharga seperti password.  Penyelaman Bak Sampah (Dumpster Diving) Berburu melalui sampah perusahaan untuk menemukan informasi yang membantu menerobos masuk ke dalam komputer perusahaan tersebut. Kadang kala informasi tersebut digunakan untuk membuat jebakan dalam rekayasa melalui kehidupan sosial, lebih kredibel.  
  • Beberapa contoh penyalahgunaan internet di tempat kerja:  Penyalahgunaan umum email  Penggunaan dan akses tidak sah seperti berbagi password dan akses ke dalam jaringan tanpa ijin  Pelanggaran / pemalsuan hak cipta  Memasukkan pesan mengenai berbagai topik yang tidak terkait dengan pekerjaan ke newsgroup  Transmisi data rahasia seperti penggunaan internet untuk menampilkan atau mentransmisikan rahasia dagang  Pornografi  Hacking  Download / upload hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan  Penggunaan internet untuk hiburan  Penggunaan ISP eksternal untuk terhubung dengan internet agar dapat menghindari deteksi   Menggunakan sumber daya kantor untuk kerja sampingan   
  • Berbagai isu privasi Isu mengenai privasi yang penting sedang di perdebatkan dalam dunia bisnis dan pemerintah. Karena teknologi internet mempercepat semua keberadaan koneksi telekomunikasi global dalam bisnis dan masyarakat. Contohnya :  Mengakses percakapan pribadi email seseorang dan catatan komputernya, serta mengumpulkan dan berbagi informasi mengenai keuntungan individual yang didapat dari kunjungan mereka pada berbagai situs web internet serta newsgroup.  Selalu mengetahui lokasi seseorang terutama ketika telepon genggam menjadi makin erat dihubungkan dengan orang dari pada tempat. 
  •  4 
  •  Menggunakan informasi pelanggan yang didapatkan dari banyak sumber untuk memasarkan layanan bisnis tambahan.  Mengumpulkan nomor telepon, alamat email, nomor kartu kredit, dan informasi personal lainnya untuk membangun profil setiap pelanggan.  
  • Berbagai isu kesehatan Penggunaan TI di tempat kerja meningkatkan berbagai isu kesehatan (health issue ). Penggunaan yang intensif atas komputer dilaporkan menyebabkan masalah kesehatan seperti stress di tempat kerja, kerusakan otot tangan dan leher, kelelahan mata, ekspos terhadap radiasi dan bahkan kematian oleh kecelakaan yang disebabkan oleh komputer.  
  • Solusi untuk beberapa masalah kesehatan ini didasarkan pada ilmu ergonomik (ergonomics), yang kadang disebutkan sebagai rekayasa faktor manusia (human factors engineering). Tujuan dari ergonomik adalah untuk mendesain lingkungan kerja sehat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi orang- orang untuk bekerja didalamnya, hingga meningkatkan moral serta produktivitas karyawan. Ergonomik menekankan pada kesehatan desain  tempat kerja, terminal kerja, komputer dan mesin lainnya, bahkan paket software. Masalah kesehatan lainnya mungkin membutuhkan solusi ergonomik yang menekankan  pada desain pekerjaan, daripada desain tempat kerja.  
  • Manajemen Keamanan TI Tujuan dari manajemen keamanan (security management) adalah untuk akurasi, integritas dan keamanan proses serta sumber daya semua sistem informasi. Manajemen keamanan yang efektif dapat meminimalkan kesalahan, penipuan dan kerugian dalam SI yang saling menghubungkan perusahaan saat ini dengan para pelanggan, pemasok dan stakeholder lainnya.  
  • Beberapa pertahanan yang penting saat ini :  Enkripsi data  Firewall  Pertahanan dari serangan pengingkaran layanan (distributed denial of service)  Serbuan pengingkaran layanan melalui internet tergantung pada 3 lapis sistem komputer jaringan, yaitu: a. Situs web korban b. Penyedia layanan internet korban  c. Situs “zombie” atau komputer bantuan yang diaktifkan oleh para penjahat dunia maya.  Pemonitoran email  Pertahanan dari virus  
  • Beberapa alat keamanan lainnya, yaitu:  Kode keamanan  Biasanya sistem password bertingkat digunakan untuk manajemen keamanan  Pembuatan cadangan file (backup file)  Pemonitor keamanan 
  •  5 
  • Keamanan suatu jaringan dapat disediakan oleh paket software sistem khusus yang disebut sebagai pemonitor keamanan sistem (system security monitor)  Keamanan biometris (biometric security) Merupakan alat keamanan yang disediakan oleh peralatan komputer, yang mengukur ciri khas fisik yang membedakan setiap individu. Hal ini meliputi verifikasi suara, sidik jari, geometri tangan, dinamika tanda tangan, analisis penekanan tombol, pemindai retina mata, pengenalan wajah, serta analisis pola genetik.  Pengendali kegagalan komputer  Sistem toleransi kegagalan (fault tolerant)  Pemulihan dari bencana (disaster recovery)  
  • Pengendalian dan Audit Sistem Dua persyaratan akhir manajemen keamanan adalah pengembangan pengendalian SI dan penyelesaian audit sistem bisnis.  
  • Pengembangan pengendalian SI (information system controls) Adalah metode dan alat yang berusaha untuk memastikan akurasi, validitas, dan kebenaran aktivitas SI. Pengendalian SI harus dikembangkan untuk memastikan entri data, teknik pemrosesan, metode penyimpanan, serta output informasi yang tepat. Jadi, pengendalian SI didesain untuk memonitor dan memelihara kualitas serta keamanan input, pemrosesan, output, dan aktivitas penyimpanan di sistem informasi mana pun.  
  • Penyelesaian audit sistem bisnis  Manajemen keamanan TI harus secara periodik diperiksa, atau diaudit, oleh karyawan bagian internal audit di perusahaan atau auditor eksternal dari kantor akuntan public professional. Audit semacam ini mengkaji dan mengevaluasi apakah alat keamanan dan kebijakan manajemen yang memadai telah dikembangkan serta diimplementasikan. Hal ini biasanya meliputi verifikasi akurasi dan integritas software yang di gunakan, serta input data dan output yang dihasilkan oleh berbagai aplikasi bisnis. Tujuan penting lainnya dari audit sistem bisnis adalah menguji integritas dari jejak audit aplikasi. Jejak audit (audit trail) dapat didefinisikan sebagai keberadaan dokumentasi yang memungkinkan sebuah transaksi ditelusuri melalui berbagai tahapan pemrosesan informasinya. 

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK


SISTEM BISNIS ELEKTRONIK
System Bisnis Enterprise Aplikasi Cross Functional Enterprise Banyak perusahaan yang kini menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan sistem lintas fungsi perusahaan terintegrasi, yang melintasi berbagai batas fungsi tradisional bisnis agar dapat merekayasa ulang dan meningkatkan proses bisnis yang penting disemua lintas fungsi perusahaan. Organisasi-organisasi ini melihat system perusahaan lintas fungsi sebagai cara strategis untuk menggunakan TI dalam berbagi sumber daya informasi dan meningkatkan efisiensi serta efektifitas proses bisnis, dan mengembangkan hubungan strategis dengan para pelanggan, pemasok dan mitra bisnis.
Banyak perusahaan yang berpindah dari system warisan berbasis mainframe ke aplikasi client/server lintas fungsi. Hal ini biasanya melibatkan pemasangan software ERP (Enterprise Resource Planning), manajemen rantai pasokan atau manajemen hubungan pelanggan dari SAP Amerika, PeopleSoft, Oracle dan perusahaan lainnya. Sebagai ganti untuk berfokus pada kebutuhan pemprosesan informasi dari berbagai fungsi bisnis, software perusahaan semacam ini berfokus untuk mendukung berbagai kelompok proses bisnis terintegrasi ang terlibat dalam operasional bisnis.
Integrasi aplikasi enterprise (Enterprise Application Integration - EAI) Software EAI memungkinkan para pemakai membuat model berbagai proses bisnis yang dilibatkan dalam interaksi yang harus terjadi antara aplikasi bisnis. EAI digunakan oleh banyak perusahaan untuk menghubungkan aplikasi e- businnes seperti CRM (Manajemen Hubungan Pelanggan) dan ERP. EAI juga menyediakan middleware yang melakukan konversi dan kordinasi data, komunikasi aplikasi dan layanan pesan, serta akses ke berbagai interface aplikasi yang terlibat. Jadi software EAI dapat mengintegrasikan berbagai kelompok aplikasi perusahaan dengan memungkinkan mereka bertukar data sesuai dengan peraturan dari model proses bisnis yang dikembangkan oleh pemakai.        
Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System) Merupakan system informasi lintas fungsi yang memproses data dari terjadinya transaksi bisnis. Sistem Pemprosesan transaksi online memainkan peranan strategis dalam e-commerce. System realtime semacam ini yang menangkap dan memproses transaksi dengan segera dapat membantu perusahaan memberi layanan superior kepada pelanggan dan mitra dagang lainnya. Kemampuan ini
Integrasi Aplikasi Perusahaan
EAI
Aplikasi kantor depan CRM Layanan pelanggan Layanan Lapangan Konfigurasi Produk Entri Pesanan Penjualan
Aplikasi ERP kantor belakang Distribusi Produksi Penjadwalan Keuangan
menambah nilai bagi produk dan jasa mereka dan selanjutnya memberi mereka suatu cara berharga untuk membedakan diri mereka dari para pesaingnya.
Sistem Kerjasama Perusahaan (Enterprise Collaboration System) Adalah informasi lintas fungsi yang meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kerjasama antar anggota tim bisnis dan kelompok kerja. Tujuan dari system kerjasama perusahaan adalah untuk memungkinkan kita bekerjasama secara lebih mudah dan efektif dengan membantu kita untuk:  Berkomunikasi: Berbagi informasi satu sama lain  Berkoordinasi: Mengoordinasikan usaha kegiatan individual kita dan menggunakan berbagi sumber daya bersama yang lainnya.  Bekerja sama: Bekerja sama secara kooperatif dalam proyek dan penugasan bersama.  

TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN


TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN
Networked enterprise Telekomunikasi dan teknologi jaringan bekerja dengan menggunakan internet dan merevolusi bisnis dan masyarakat. Bisnis telah menjadi perusahaan berjaringan. Internet, web, intranet dan ekstranet membentuk jaringan proses bisnis dan karyawan secara bersamaan, dan menghubungkan mereka dengan pelanggan, pemasok, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Tren telekomunikasi Telekomunikasi adalah pertukaran informasi dalam bentuk apapun (suara, teks, gambar, data, audio, video) melalui jaringan berbasis komputer. Tren utama yang terjadi dibidang telekomunikasi memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan manajemen dibidang ini.
Tren industri Arena kompetitif bagi jasa telekomunikasi telah banyak berubah dibanyak negara dalam beberapa tahun terakhir. Industri telekomunikasi telah berubah dari monopoli yang diatur pemerintah ke pasar yang telah mengalami deregulasi dengan pemasok yang bersaing ketat dalam jasa telekomunikasi. Pertumbuhan yang pesat dari internet dan WWW telah menimbulkan berbagai produk, jasa dan penyedia telekomunikasi. Untuk menanggapi pertumbuhan ini, perusahaan- perusahaan telah meningkatkan penggunaan internet dan web untuk kerjasama dan perdagangan elektronik.
Tren aplikasi bisnis Perubahan dalam teknologi dan industri telekomunikasi yang baru disebutkan menyebabkan perubahan yang signifikan dalam penggunaan telekomunikasi didunia bisnis. Tren ke arah lebih banyak pemasok, jasa, teknologi internet dan sistem terbuka serta pertumbuhan yang pesat dari internet, www serta ekstranet dan intranet perusahaan secara dramatis meningkatkan jumlah aplikasi telekomunikasi yang dapat digunakan. Hasilnya, saat ini jaringan telekomunikasi memainkan peran penting dan meluas dalam proses e-business berbasis web, e-commerce, kerja sama perusahaan dan aplikasi bisnis lainnya yang mendukung tujuan strategis, manajemen, dan operasional, baik di perusahaan besar maupun perusahaan kecil.    
Business value pada jaringan telekomunikasi Kemampuan Strategis Contoh e-Business Nilai Bisnis Mengatasi halangan geografis: Menangkap informasi mengenai transaksi bisnis dari lokasi yang jauh Menggunakan internet dan ekstranet untuk mengirim pesan pelanggan dari tenaga penjual yang melakukan perjalanan ke pusat data perusahaan untuk pemrosesan pesanan dan pengendalian persediaan Menyediakan layanan pelanggan lebih baik dengan mengurangi penundaan dalam pemenuhan pesanan dan memperbaiki arus kas dengan mempercepat penagihan ke pelanggan Mengatasi halangan waktu: Menyediakan informasi ke lokasi yang jauh segera setelah diminta Otorisasi kredit pada saat penjualan dengan menggunakan jaringan POS online Permintaan kredit dapat dilakukan dan dijawab dalam beberapa detik Mengatasi halangan biaya: Mengurangi biaya dari sarana komunikasi yang lebih tradisional Konferensi video desktop antara perusahaan dengan mitra bisnisnya dengan menggunakan internet, intranet dan ekstranet. Mengurangi perjalanan bisnis yang mahal; memungkinkan pelanggan, pemasok, dan karyawan untuk bekerja sama, sehingga memperbaiki kualitas keputusan yang dicapai Mengatasi halangan structural: Mendukung keunggulan kompetitif Situs web e-commerce bisnis- ke-bisnis untuk transaksi dengan pemasok dan pelanggan dengan menggunakan internet dan ekstranet Layanan yang cepat dan nyaman dapat mengunci pelanggan dan pemasok
Revolusi Internet Pertumbuhan internet yang sangat pesat adalah fenomena revolusioner dalam komputasi dan telekomunikasi. Internet telah menjadi jaringan yang terbesar dan terpenting dari jaringan saat ini, dan telah berevolusi menjadi jalan tol informasi (information superhighway) global. Internet semakin meluas seiring dengan semakin banyaknya bisnis, organisasi, komputer dan jaringan yang bergabung dengan web global ini. Internet tidak memiliki pusat atau pusat telekomunikasi.
Bisnis menggunakan internet Aplikasi seperti kerja sama antara mitra bisnis, penyediaan dukungan pelanggan dan pemasok serta e-commerce telah menjadi penggunaan bisnis utama dari internet. Perusahaan menggunakan teknologi internet untuk pemasaran, penjualan, dan aplikasi manajemen hubungan pelanggan, serta aplikasi bisnis
lintas fungsi, dan aplikasi dalam bidang tekhnik, manufaktur, sumber daya dan akuntansi.
Business Value pada internet Kebanyakan perusahaan membangun situs web e-business dan e-commerce untuk mencapai enam nilai bisnis utama:  Menghasilkan pendapatan baru dari penjualan online  Mengurangi biaya transaksi melalui penjualan online dan dukungan pelanggan  Menarik pelanggan baru melalui iklan dan pemasaran web serta penjualan online  Meningkatkan loyalitas pelanggan saat ini melalui perbaikan dukungan dan layanan pelanggan web  Mengembangkan pasar baru berbasis web dan saluran distribusi untuk produk yang ada saat ini.  Mengembangkan produk baru berbasis informasi yang dapat diakses di web.
Peran Intranet 1. Untuk memperbaiki komunikasi dan kerja sama antar individu dan tim didalam perusahaan 2. Untuk mempublikasikan dan berbagi informasi bisnis yang berharga dengan lebih mudah, tidak mahal, dan efektif melalui portal informasi perusahaan dan situs web intranet serta layanan intranet lainnya. 3. Untuk mengembangkan dan menyebarkan aplikasi kritis untuk mendukung opersional bisnis dan pengambilan keputusan.
Peran Ekstranet Adalah menghubungkan sumber daya intranet perusahaan dengan intranet pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis lainnya. Ekstranet dapat juga menyediakan akses ke database operasional perusahaan dan sistem warisan (legacy) bagi mitra bisnis. Jadi ekstranet menyediakan nilai bisnis yang signifikan dengan cara memfasilitasi dan memperkuat hubungan bisnis perusahaan dengan pelanggan, pemasok, memperbaiki kerja sama dengan mitra bisnis, dan memungkinkan pengembangan layanan jenis baru yang berbasis web bagi pelanggan, pemasok, dan pihak lainnya.

Data Resource Management


Data resource management yaitu sebuah aktivitas manajerial yang mengaplikasikan teknologi sistem informasi seperti manajemen database, data warehouse, dan alat manajemen lainnya dalam tugas untuk mengelola sumber daya data organisasi agar dapat memenuhi kebutuhan informasi pihak-pihak yang berkepentingan dengan bisnis mereka.
Data secara logis diatur kedalam karakter, field, record, file, dan database.
Jenis-jenis database : • Database operasional Menyimpan data terinci yang dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis dan operasi dari suatu perusahaan. Database operasional juga disebut subject area database (SADB), database transaksi (transaction database), dan database produksi (production database). Contohnya, database pelanggan, database sumber daya manusia, database persediaan, dan database-database lainnya yang berisi data yang dihasilkan melalui operasi bisnis. • Database terdistribusi Dapat bertempat dalam server jaringan di internet, intranet dan ekstranet perusahaan atau di jaringan perusahaan lain. Contohnya, database terdistribusi dapat berupa salinan dari database operasional atau analitis, database hipermedia, atau jenis database lainnya. • Database eksternal Akses ke informasi yang kaya dari database eksternal tersedia secara gratis dari berbagai layanan komersial online, dan dengan atau tanpa biaya dari sumber di internet. Contohnya,  jurnal, newsletter, dan bahan lainnya yang terdapat di internet. • Database hipermedia Database hipermedia dapat terdiri dari berbagai halaman hiperlink dari multimedia (teks, grafik dan gambar fotografi, klip video, segmen  audio, dan lain-lain).
Data warehouse adalah perkembangan dari konsep database yang menyediakan suatu sumber daya data yang lebih baik bagi para pemakai dan memungkinkan pemakai untuk memanipulasi dan menggunakan data tersebut secara intuitif. Data warehouse umumnya sangat besar berkualitas sangat tinggi dan sangat dapat diambil kembali (retrievable). Data warehouse umumnya dilakukan di komputer mainframe karena jumlah data yang tersimpan sangat besar sehingga tidak praktis untuk menyimpannya dikomputer mikro dan data disimpan dalam suatu database relasional.
Data mart adalah suatu database yang berisi data yang hanya menjelaskan suatu segmen dari operasi perusahaan misalnya data mart perusahaan, data mart sumber daya manusia dan sebagainya.
Data mining adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui oleh pemakai. Data mining membantu pemakai dengan mengungkapkan berbagai hubungan dan menyajikannya dalam suatu cara yang dapat dimengerti sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan. Contohnya, banyak perusahaan menggunakan data mining untuk: • Melakukan “analisis berbasis pasar” agar dapat mengidentifikasi berbagai paket produk. • Menemukan akar dari masalah kualitas atau produksi. • Mencegah penurunan pelanggan dan untuk mendapat pelanggan baru. • mendapat gambaran mengenai pelanggan dengan lebih akurat.
Lima struktur database meliputi : 1. Struktur hierarkis Membuat hubungan antar record membentuk hierarki atau struktur seperti pohon. Semua record merupakan dependen dan diatur dalam struktur multitingkat, terdiri dari record root dan sejumlah tingakat subordinat. Semua hubungan antar record adalah one to many karena setiap elemen data dihubungkan kehanya satu elemen diatasnya.
2. Struktur jaringan Struktur ini memungkinkan hubungan many to many antar record.

3. Struktur relasional Model relasional adalah model yang paling banyak digunakan dari ketiga struktur database. Model ini digambarkan dengan table dua dimensi.
Proyek A Proyek B
Karyawan 1
Karyawan 3
Departemen A
Karyawan 2
Departemen B
Elemen data karyawan 1 Elemen data karyawan 2
Elemen data departemen
Elemen data proyek A Elemen data proyek B
4. Struktur multidimensional Struktur multidimensional adalah variasi dari model relasional yang menggunakan struktur multidimensional untuk mengatur data dan menyajikan hubungan antar data. Model ini dapat divisualisasikan sebagai  data cube dan kotak dalam data cube. Contohnya, sebuah sel dapat berisi total penjualan untuk sebuah produk dalam suatu daerah untuk saluran penjualan tertentu dalam suatu bulan. 5. Struktur yang berorientasi pada objek Model database yang berorientasi pada objek dianggap merupakan salah satu teknologi penting dari generasi baru aplikasi multimedia berbasis web. Model yang berorientasi pada objek ini juga mendukung pewarisan (inheritance) maksudnya, objek-objek baru dapat secara otomatis dibuat dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari satu atau lebih objek asal (parent).
Pengembangan database
Pengembangan database melibatkan aktivitas perencanaan data dan desain database. Model- model data yang mendukung proses bisnis digunakan untuk mengembangkan database yang memenuhi kebutuhan informasi para pemakainya.