Selasa, 13 Mei 2014

Tantangan Keamanan Dan Etika TI



  •  Penggunaan TI dalam bisnis memiliki dampak besar pada masyarakat dan akhirnya akan menimbulkan berbagai isu etika dalam hal kejahatan, privasi, individualitas dan lainnya. TI dapat memiliki hasil yang bermanfaat dan juga merusak pada masyarakat serta pihak-pihak disetiap area ini.   
  • Tanggung jawab etika dari professional bisnis praktisi bisnis memiliki tanggung jawab untuk menyebarluaskan penggunaan TI yang beretika di tempat kerja. Seorang manajer ataupun praktisi bisnis bertanggung jawab membuat keputusan mengenai berbagai aktivitas bisnis dan penggunaan TI, yang mungkin memiliki dimensi etika yang harus dipertimbangkan.  Contohnya :  Haruskah praktisi bisnis secara elektronik memonitor aktivitas kerja para karyawan dan email mereka.   Haruskah membiarkan karyawan menggunakan komputer di tempat kerja mereka untuk kepentingan pribadi atau membawa pulang berbagai copy software untuk digunakan sendiri.  Haruskah secara elektronik mengakses catatan pribadi karyawan atau berbagai file ditempat kerja karyawan  Haruskah menjual informasi pelanggan yang di ekstrasi dari sistem pemrosesan transaksi ke perusahaan lain  
  • Etika bisnis (business ethics) berkaitan dengan berbagai pertanyaan etika yang harus dihadapi para manajer dalam pengambilan keputusan mereka sehari- hari. Teori stakeholder (stakeholder theory) dalam etika bisnis menekankan bahwa para manajer memiliki tanggung jawab etika untuk mengelola perusahaan demi kebaikan semua pemilik kepentingan, yang terdiri dari individu atau kelompok dengan kepentingan atau kebutuhan atas perusahaan. Hal ini biasanya meliputi para pemegang saham perusahaan, karyawan, pelanggan, pemasok, dan masyarakat setempat. Kadang kala istilah tersebut diperluas dengan memasukkan semua kelompok yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh perusahaan, seperti pesaing, lembaga pemerintahan dan kelompok kepentingan khusus.  
  • Selain etika bisnis ada juga yang disebut sebagai etika teknologi (technology ethics). Prinsip-prinsip etika teknologi, yaitu:  Proporsional. Hal baik yang dicapai melalui teknologi harus melebihi bahaya atau risikonya. Bahkan, harus ada alternatif yang dapat mencapai manfaat yang sama atau yang sebanding dengan bahaya atau risiko yang lebih kecil.  Persetujuan Berdasarkan informasi. Mereka yang terkena dampak dari teknologi harus memahami dan menerima berbagai risikonya.  Keadilan. Manfaat dan beban teknologi harus disebarkan secara adil. Mereka yang mendapat manfaat menanggung bagian yang adil risikonya, dan mereka yang tidak mendapatkan manfaat harus di bebaskan dari penderitaan akibat peningkatan risiko yang signifikan. 
  •  2 
  •  Minimalisasi Risiko. Bahkan jika dinilai dapat diterima oleh ketiga petunjuk diatas, teknologi harus diimplementasikan dengan sedemikian rupa untuk menghindari semua risiko yang tidak perlu ada.  
  • Kejahatan Komputer Kejahatan dunia maya adalah ancaman yang berkembang bagi mayarakat, yang disebabkan oleh penjahat atau tindakan yang tidak bertanggung jawab dari para individual yang mengambil keuntungan dari penggunaan luas serta kerentanan komputer dan internet, serta jaringan lainnya. Kejahatan komputer (computer crime) didefinisikan oleh Association of Information Technology Professionals (AITP) meliputi : 1. Penggunaan, akses, modifikasi, dan pengaturan hardware, software, data atau sumber daya jaringan secara tidak sah 2. pemberian informasi secara tidak sah 3. pembuatan copy software secara tidak sah 4. mengingkari akses pemakai akhir ke hardware, software, data, atau sumber daya jaringan sendiri 5. Menggunakan atau berkonspirasi untuk menggunakan sumber daya komputer atau jaringan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau properti berwujud.  
  • Hacking adalah penggunaan komputer yang obsesif, atau akses dan penggunaan tidak sah dalam sistem jaringan komputer.  
  • Taktik umum hacking yaitu:  Pengingkaran Layanan (Denial of Service) Praktik ini menjadi hal yang umum dalam permainan jaringan. Dengan menghujani perlengkapan situs web dengan terlalu banyak permintaan, penyerang dapat secara efektif menyumbat sistem, memperlambat kinerja atau bahkan merusak situs tersebut. Metode membebani komputer secara berlebihan ini kadang kala digunakan untuk menutupi serangan.  Memindai (Scans) Penyebaran pemeriksaan internet untuk menetapkan jenis komputer, layanan, dan koneksinya. Melalui cara itu para penjahat dapat memanfaatkan kelemahan dalam program komputer atau software tertentu.  Pengendus (Sniffer) Program yang secara terbalik mencari setiap paket data ketika mereka melalui internet, menangkap password atau keseluruhan isi paketnya.  Memalsu (Spoofing) Memalsu alamat email atau halaman web untuk menjebak pemakai menyampaikan informasi penting seperti password atau nomor kartu kredit.  Kuda Troya (Trojan Horse) program yang tanpa diketahui pemakai, berisi perintah untuk memanfaatkan kerentanan yang diketahui dalam beberapa software.  Pintu Belakang (Back Door) Jika titik masuk asli telah dideteksi, membuat beberapa cara kembali mudah dan sulit untuk dideteksi.  Applet Jahat (Malicious Applets) Program mini, kadang kala ditulis dalam bahasa komputer yang terkenal, Java, yang menyalahgunakan sumber daya 
  •  3 
  • komputer anda, mengubah file di hard disk, mengirim email palsu, atau mencuri password.  War Dialling Program yang secara otomatis menelepon ribuan nomor telepon melalui koneksi modem  Bom Logika (Logic Bomb) Perintah dalam program komputer yang memicu tindakan jahat.  Pembebanan Penyimpanan sementara (buffer Overflow) Tekhnik untuk merusak atau mengambil alih kendali komputer dengan mengirimkan terlalu banyak data ke area penyimpanan sementara komputer di memori komputer.  Penjebol Password (Password Cracker) Software yang dapat menebak password.  Rekaya social (Social Engineering) Taktik yang digunakan untuk mendapatkan akses ke sistem komputer melalui perbincangan dengan para karyawan perusahaan yang tidak menaruh curiga untuk mengorek informasi berharga seperti password.  Penyelaman Bak Sampah (Dumpster Diving) Berburu melalui sampah perusahaan untuk menemukan informasi yang membantu menerobos masuk ke dalam komputer perusahaan tersebut. Kadang kala informasi tersebut digunakan untuk membuat jebakan dalam rekayasa melalui kehidupan sosial, lebih kredibel.  
  • Beberapa contoh penyalahgunaan internet di tempat kerja:  Penyalahgunaan umum email  Penggunaan dan akses tidak sah seperti berbagi password dan akses ke dalam jaringan tanpa ijin  Pelanggaran / pemalsuan hak cipta  Memasukkan pesan mengenai berbagai topik yang tidak terkait dengan pekerjaan ke newsgroup  Transmisi data rahasia seperti penggunaan internet untuk menampilkan atau mentransmisikan rahasia dagang  Pornografi  Hacking  Download / upload hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan  Penggunaan internet untuk hiburan  Penggunaan ISP eksternal untuk terhubung dengan internet agar dapat menghindari deteksi   Menggunakan sumber daya kantor untuk kerja sampingan   
  • Berbagai isu privasi Isu mengenai privasi yang penting sedang di perdebatkan dalam dunia bisnis dan pemerintah. Karena teknologi internet mempercepat semua keberadaan koneksi telekomunikasi global dalam bisnis dan masyarakat. Contohnya :  Mengakses percakapan pribadi email seseorang dan catatan komputernya, serta mengumpulkan dan berbagi informasi mengenai keuntungan individual yang didapat dari kunjungan mereka pada berbagai situs web internet serta newsgroup.  Selalu mengetahui lokasi seseorang terutama ketika telepon genggam menjadi makin erat dihubungkan dengan orang dari pada tempat. 
  •  4 
  •  Menggunakan informasi pelanggan yang didapatkan dari banyak sumber untuk memasarkan layanan bisnis tambahan.  Mengumpulkan nomor telepon, alamat email, nomor kartu kredit, dan informasi personal lainnya untuk membangun profil setiap pelanggan.  
  • Berbagai isu kesehatan Penggunaan TI di tempat kerja meningkatkan berbagai isu kesehatan (health issue ). Penggunaan yang intensif atas komputer dilaporkan menyebabkan masalah kesehatan seperti stress di tempat kerja, kerusakan otot tangan dan leher, kelelahan mata, ekspos terhadap radiasi dan bahkan kematian oleh kecelakaan yang disebabkan oleh komputer.  
  • Solusi untuk beberapa masalah kesehatan ini didasarkan pada ilmu ergonomik (ergonomics), yang kadang disebutkan sebagai rekayasa faktor manusia (human factors engineering). Tujuan dari ergonomik adalah untuk mendesain lingkungan kerja sehat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi orang- orang untuk bekerja didalamnya, hingga meningkatkan moral serta produktivitas karyawan. Ergonomik menekankan pada kesehatan desain  tempat kerja, terminal kerja, komputer dan mesin lainnya, bahkan paket software. Masalah kesehatan lainnya mungkin membutuhkan solusi ergonomik yang menekankan  pada desain pekerjaan, daripada desain tempat kerja.  
  • Manajemen Keamanan TI Tujuan dari manajemen keamanan (security management) adalah untuk akurasi, integritas dan keamanan proses serta sumber daya semua sistem informasi. Manajemen keamanan yang efektif dapat meminimalkan kesalahan, penipuan dan kerugian dalam SI yang saling menghubungkan perusahaan saat ini dengan para pelanggan, pemasok dan stakeholder lainnya.  
  • Beberapa pertahanan yang penting saat ini :  Enkripsi data  Firewall  Pertahanan dari serangan pengingkaran layanan (distributed denial of service)  Serbuan pengingkaran layanan melalui internet tergantung pada 3 lapis sistem komputer jaringan, yaitu: a. Situs web korban b. Penyedia layanan internet korban  c. Situs “zombie” atau komputer bantuan yang diaktifkan oleh para penjahat dunia maya.  Pemonitoran email  Pertahanan dari virus  
  • Beberapa alat keamanan lainnya, yaitu:  Kode keamanan  Biasanya sistem password bertingkat digunakan untuk manajemen keamanan  Pembuatan cadangan file (backup file)  Pemonitor keamanan 
  •  5 
  • Keamanan suatu jaringan dapat disediakan oleh paket software sistem khusus yang disebut sebagai pemonitor keamanan sistem (system security monitor)  Keamanan biometris (biometric security) Merupakan alat keamanan yang disediakan oleh peralatan komputer, yang mengukur ciri khas fisik yang membedakan setiap individu. Hal ini meliputi verifikasi suara, sidik jari, geometri tangan, dinamika tanda tangan, analisis penekanan tombol, pemindai retina mata, pengenalan wajah, serta analisis pola genetik.  Pengendali kegagalan komputer  Sistem toleransi kegagalan (fault tolerant)  Pemulihan dari bencana (disaster recovery)  
  • Pengendalian dan Audit Sistem Dua persyaratan akhir manajemen keamanan adalah pengembangan pengendalian SI dan penyelesaian audit sistem bisnis.  
  • Pengembangan pengendalian SI (information system controls) Adalah metode dan alat yang berusaha untuk memastikan akurasi, validitas, dan kebenaran aktivitas SI. Pengendalian SI harus dikembangkan untuk memastikan entri data, teknik pemrosesan, metode penyimpanan, serta output informasi yang tepat. Jadi, pengendalian SI didesain untuk memonitor dan memelihara kualitas serta keamanan input, pemrosesan, output, dan aktivitas penyimpanan di sistem informasi mana pun.  
  • Penyelesaian audit sistem bisnis  Manajemen keamanan TI harus secara periodik diperiksa, atau diaudit, oleh karyawan bagian internal audit di perusahaan atau auditor eksternal dari kantor akuntan public professional. Audit semacam ini mengkaji dan mengevaluasi apakah alat keamanan dan kebijakan manajemen yang memadai telah dikembangkan serta diimplementasikan. Hal ini biasanya meliputi verifikasi akurasi dan integritas software yang di gunakan, serta input data dan output yang dihasilkan oleh berbagai aplikasi bisnis. Tujuan penting lainnya dari audit sistem bisnis adalah menguji integritas dari jejak audit aplikasi. Jejak audit (audit trail) dapat didefinisikan sebagai keberadaan dokumentasi yang memungkinkan sebuah transaksi ditelusuri melalui berbagai tahapan pemrosesan informasinya. 

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK


SISTEM BISNIS ELEKTRONIK
System Bisnis Enterprise Aplikasi Cross Functional Enterprise Banyak perusahaan yang kini menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan sistem lintas fungsi perusahaan terintegrasi, yang melintasi berbagai batas fungsi tradisional bisnis agar dapat merekayasa ulang dan meningkatkan proses bisnis yang penting disemua lintas fungsi perusahaan. Organisasi-organisasi ini melihat system perusahaan lintas fungsi sebagai cara strategis untuk menggunakan TI dalam berbagi sumber daya informasi dan meningkatkan efisiensi serta efektifitas proses bisnis, dan mengembangkan hubungan strategis dengan para pelanggan, pemasok dan mitra bisnis.
Banyak perusahaan yang berpindah dari system warisan berbasis mainframe ke aplikasi client/server lintas fungsi. Hal ini biasanya melibatkan pemasangan software ERP (Enterprise Resource Planning), manajemen rantai pasokan atau manajemen hubungan pelanggan dari SAP Amerika, PeopleSoft, Oracle dan perusahaan lainnya. Sebagai ganti untuk berfokus pada kebutuhan pemprosesan informasi dari berbagai fungsi bisnis, software perusahaan semacam ini berfokus untuk mendukung berbagai kelompok proses bisnis terintegrasi ang terlibat dalam operasional bisnis.
Integrasi aplikasi enterprise (Enterprise Application Integration - EAI) Software EAI memungkinkan para pemakai membuat model berbagai proses bisnis yang dilibatkan dalam interaksi yang harus terjadi antara aplikasi bisnis. EAI digunakan oleh banyak perusahaan untuk menghubungkan aplikasi e- businnes seperti CRM (Manajemen Hubungan Pelanggan) dan ERP. EAI juga menyediakan middleware yang melakukan konversi dan kordinasi data, komunikasi aplikasi dan layanan pesan, serta akses ke berbagai interface aplikasi yang terlibat. Jadi software EAI dapat mengintegrasikan berbagai kelompok aplikasi perusahaan dengan memungkinkan mereka bertukar data sesuai dengan peraturan dari model proses bisnis yang dikembangkan oleh pemakai.        
Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System) Merupakan system informasi lintas fungsi yang memproses data dari terjadinya transaksi bisnis. Sistem Pemprosesan transaksi online memainkan peranan strategis dalam e-commerce. System realtime semacam ini yang menangkap dan memproses transaksi dengan segera dapat membantu perusahaan memberi layanan superior kepada pelanggan dan mitra dagang lainnya. Kemampuan ini
Integrasi Aplikasi Perusahaan
EAI
Aplikasi kantor depan CRM Layanan pelanggan Layanan Lapangan Konfigurasi Produk Entri Pesanan Penjualan
Aplikasi ERP kantor belakang Distribusi Produksi Penjadwalan Keuangan
menambah nilai bagi produk dan jasa mereka dan selanjutnya memberi mereka suatu cara berharga untuk membedakan diri mereka dari para pesaingnya.
Sistem Kerjasama Perusahaan (Enterprise Collaboration System) Adalah informasi lintas fungsi yang meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kerjasama antar anggota tim bisnis dan kelompok kerja. Tujuan dari system kerjasama perusahaan adalah untuk memungkinkan kita bekerjasama secara lebih mudah dan efektif dengan membantu kita untuk:  Berkomunikasi: Berbagi informasi satu sama lain  Berkoordinasi: Mengoordinasikan usaha kegiatan individual kita dan menggunakan berbagi sumber daya bersama yang lainnya.  Bekerja sama: Bekerja sama secara kooperatif dalam proyek dan penugasan bersama.  

TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN


TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN
Networked enterprise Telekomunikasi dan teknologi jaringan bekerja dengan menggunakan internet dan merevolusi bisnis dan masyarakat. Bisnis telah menjadi perusahaan berjaringan. Internet, web, intranet dan ekstranet membentuk jaringan proses bisnis dan karyawan secara bersamaan, dan menghubungkan mereka dengan pelanggan, pemasok, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Tren telekomunikasi Telekomunikasi adalah pertukaran informasi dalam bentuk apapun (suara, teks, gambar, data, audio, video) melalui jaringan berbasis komputer. Tren utama yang terjadi dibidang telekomunikasi memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan manajemen dibidang ini.
Tren industri Arena kompetitif bagi jasa telekomunikasi telah banyak berubah dibanyak negara dalam beberapa tahun terakhir. Industri telekomunikasi telah berubah dari monopoli yang diatur pemerintah ke pasar yang telah mengalami deregulasi dengan pemasok yang bersaing ketat dalam jasa telekomunikasi. Pertumbuhan yang pesat dari internet dan WWW telah menimbulkan berbagai produk, jasa dan penyedia telekomunikasi. Untuk menanggapi pertumbuhan ini, perusahaan- perusahaan telah meningkatkan penggunaan internet dan web untuk kerjasama dan perdagangan elektronik.
Tren aplikasi bisnis Perubahan dalam teknologi dan industri telekomunikasi yang baru disebutkan menyebabkan perubahan yang signifikan dalam penggunaan telekomunikasi didunia bisnis. Tren ke arah lebih banyak pemasok, jasa, teknologi internet dan sistem terbuka serta pertumbuhan yang pesat dari internet, www serta ekstranet dan intranet perusahaan secara dramatis meningkatkan jumlah aplikasi telekomunikasi yang dapat digunakan. Hasilnya, saat ini jaringan telekomunikasi memainkan peran penting dan meluas dalam proses e-business berbasis web, e-commerce, kerja sama perusahaan dan aplikasi bisnis lainnya yang mendukung tujuan strategis, manajemen, dan operasional, baik di perusahaan besar maupun perusahaan kecil.    
Business value pada jaringan telekomunikasi Kemampuan Strategis Contoh e-Business Nilai Bisnis Mengatasi halangan geografis: Menangkap informasi mengenai transaksi bisnis dari lokasi yang jauh Menggunakan internet dan ekstranet untuk mengirim pesan pelanggan dari tenaga penjual yang melakukan perjalanan ke pusat data perusahaan untuk pemrosesan pesanan dan pengendalian persediaan Menyediakan layanan pelanggan lebih baik dengan mengurangi penundaan dalam pemenuhan pesanan dan memperbaiki arus kas dengan mempercepat penagihan ke pelanggan Mengatasi halangan waktu: Menyediakan informasi ke lokasi yang jauh segera setelah diminta Otorisasi kredit pada saat penjualan dengan menggunakan jaringan POS online Permintaan kredit dapat dilakukan dan dijawab dalam beberapa detik Mengatasi halangan biaya: Mengurangi biaya dari sarana komunikasi yang lebih tradisional Konferensi video desktop antara perusahaan dengan mitra bisnisnya dengan menggunakan internet, intranet dan ekstranet. Mengurangi perjalanan bisnis yang mahal; memungkinkan pelanggan, pemasok, dan karyawan untuk bekerja sama, sehingga memperbaiki kualitas keputusan yang dicapai Mengatasi halangan structural: Mendukung keunggulan kompetitif Situs web e-commerce bisnis- ke-bisnis untuk transaksi dengan pemasok dan pelanggan dengan menggunakan internet dan ekstranet Layanan yang cepat dan nyaman dapat mengunci pelanggan dan pemasok
Revolusi Internet Pertumbuhan internet yang sangat pesat adalah fenomena revolusioner dalam komputasi dan telekomunikasi. Internet telah menjadi jaringan yang terbesar dan terpenting dari jaringan saat ini, dan telah berevolusi menjadi jalan tol informasi (information superhighway) global. Internet semakin meluas seiring dengan semakin banyaknya bisnis, organisasi, komputer dan jaringan yang bergabung dengan web global ini. Internet tidak memiliki pusat atau pusat telekomunikasi.
Bisnis menggunakan internet Aplikasi seperti kerja sama antara mitra bisnis, penyediaan dukungan pelanggan dan pemasok serta e-commerce telah menjadi penggunaan bisnis utama dari internet. Perusahaan menggunakan teknologi internet untuk pemasaran, penjualan, dan aplikasi manajemen hubungan pelanggan, serta aplikasi bisnis
lintas fungsi, dan aplikasi dalam bidang tekhnik, manufaktur, sumber daya dan akuntansi.
Business Value pada internet Kebanyakan perusahaan membangun situs web e-business dan e-commerce untuk mencapai enam nilai bisnis utama:  Menghasilkan pendapatan baru dari penjualan online  Mengurangi biaya transaksi melalui penjualan online dan dukungan pelanggan  Menarik pelanggan baru melalui iklan dan pemasaran web serta penjualan online  Meningkatkan loyalitas pelanggan saat ini melalui perbaikan dukungan dan layanan pelanggan web  Mengembangkan pasar baru berbasis web dan saluran distribusi untuk produk yang ada saat ini.  Mengembangkan produk baru berbasis informasi yang dapat diakses di web.
Peran Intranet 1. Untuk memperbaiki komunikasi dan kerja sama antar individu dan tim didalam perusahaan 2. Untuk mempublikasikan dan berbagi informasi bisnis yang berharga dengan lebih mudah, tidak mahal, dan efektif melalui portal informasi perusahaan dan situs web intranet serta layanan intranet lainnya. 3. Untuk mengembangkan dan menyebarkan aplikasi kritis untuk mendukung opersional bisnis dan pengambilan keputusan.
Peran Ekstranet Adalah menghubungkan sumber daya intranet perusahaan dengan intranet pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis lainnya. Ekstranet dapat juga menyediakan akses ke database operasional perusahaan dan sistem warisan (legacy) bagi mitra bisnis. Jadi ekstranet menyediakan nilai bisnis yang signifikan dengan cara memfasilitasi dan memperkuat hubungan bisnis perusahaan dengan pelanggan, pemasok, memperbaiki kerja sama dengan mitra bisnis, dan memungkinkan pengembangan layanan jenis baru yang berbasis web bagi pelanggan, pemasok, dan pihak lainnya.

Data Resource Management


Data resource management yaitu sebuah aktivitas manajerial yang mengaplikasikan teknologi sistem informasi seperti manajemen database, data warehouse, dan alat manajemen lainnya dalam tugas untuk mengelola sumber daya data organisasi agar dapat memenuhi kebutuhan informasi pihak-pihak yang berkepentingan dengan bisnis mereka.
Data secara logis diatur kedalam karakter, field, record, file, dan database.
Jenis-jenis database : • Database operasional Menyimpan data terinci yang dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis dan operasi dari suatu perusahaan. Database operasional juga disebut subject area database (SADB), database transaksi (transaction database), dan database produksi (production database). Contohnya, database pelanggan, database sumber daya manusia, database persediaan, dan database-database lainnya yang berisi data yang dihasilkan melalui operasi bisnis. • Database terdistribusi Dapat bertempat dalam server jaringan di internet, intranet dan ekstranet perusahaan atau di jaringan perusahaan lain. Contohnya, database terdistribusi dapat berupa salinan dari database operasional atau analitis, database hipermedia, atau jenis database lainnya. • Database eksternal Akses ke informasi yang kaya dari database eksternal tersedia secara gratis dari berbagai layanan komersial online, dan dengan atau tanpa biaya dari sumber di internet. Contohnya,  jurnal, newsletter, dan bahan lainnya yang terdapat di internet. • Database hipermedia Database hipermedia dapat terdiri dari berbagai halaman hiperlink dari multimedia (teks, grafik dan gambar fotografi, klip video, segmen  audio, dan lain-lain).
Data warehouse adalah perkembangan dari konsep database yang menyediakan suatu sumber daya data yang lebih baik bagi para pemakai dan memungkinkan pemakai untuk memanipulasi dan menggunakan data tersebut secara intuitif. Data warehouse umumnya sangat besar berkualitas sangat tinggi dan sangat dapat diambil kembali (retrievable). Data warehouse umumnya dilakukan di komputer mainframe karena jumlah data yang tersimpan sangat besar sehingga tidak praktis untuk menyimpannya dikomputer mikro dan data disimpan dalam suatu database relasional.
Data mart adalah suatu database yang berisi data yang hanya menjelaskan suatu segmen dari operasi perusahaan misalnya data mart perusahaan, data mart sumber daya manusia dan sebagainya.
Data mining adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui oleh pemakai. Data mining membantu pemakai dengan mengungkapkan berbagai hubungan dan menyajikannya dalam suatu cara yang dapat dimengerti sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan. Contohnya, banyak perusahaan menggunakan data mining untuk: • Melakukan “analisis berbasis pasar” agar dapat mengidentifikasi berbagai paket produk. • Menemukan akar dari masalah kualitas atau produksi. • Mencegah penurunan pelanggan dan untuk mendapat pelanggan baru. • mendapat gambaran mengenai pelanggan dengan lebih akurat.
Lima struktur database meliputi : 1. Struktur hierarkis Membuat hubungan antar record membentuk hierarki atau struktur seperti pohon. Semua record merupakan dependen dan diatur dalam struktur multitingkat, terdiri dari record root dan sejumlah tingakat subordinat. Semua hubungan antar record adalah one to many karena setiap elemen data dihubungkan kehanya satu elemen diatasnya.
2. Struktur jaringan Struktur ini memungkinkan hubungan many to many antar record.

3. Struktur relasional Model relasional adalah model yang paling banyak digunakan dari ketiga struktur database. Model ini digambarkan dengan table dua dimensi.
Proyek A Proyek B
Karyawan 1
Karyawan 3
Departemen A
Karyawan 2
Departemen B
Elemen data karyawan 1 Elemen data karyawan 2
Elemen data departemen
Elemen data proyek A Elemen data proyek B
4. Struktur multidimensional Struktur multidimensional adalah variasi dari model relasional yang menggunakan struktur multidimensional untuk mengatur data dan menyajikan hubungan antar data. Model ini dapat divisualisasikan sebagai  data cube dan kotak dalam data cube. Contohnya, sebuah sel dapat berisi total penjualan untuk sebuah produk dalam suatu daerah untuk saluran penjualan tertentu dalam suatu bulan. 5. Struktur yang berorientasi pada objek Model database yang berorientasi pada objek dianggap merupakan salah satu teknologi penting dari generasi baru aplikasi multimedia berbasis web. Model yang berorientasi pada objek ini juga mendukung pewarisan (inheritance) maksudnya, objek-objek baru dapat secara otomatis dibuat dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari satu atau lebih objek asal (parent).
Pengembangan database
Pengembangan database melibatkan aktivitas perencanaan data dan desain database. Model- model data yang mendukung proses bisnis digunakan untuk mengembangkan database yang memenuhi kebutuhan informasi para pemakainya.

Program Aplikasi Manajemen Dan Sistem Informasi Manajemen


Program Aplikasi Khusus meliputi : 1. Bisnis  Akuntansi, Pemrosesan transaksi, Manajemen hubungan dengan pelanggan, Enterprise Resource Planning, eCommerce, dan lain-lain. 2. Sains dan teknik. 3. Pendidikan, hiburan dan lain-lain.
SOFTWARE SISTEM Software sistem dapat dikelompokkan dalam 2 kategori: 1. Program manajemen sistem Program-program yang mengelola hardware, software, jaringan, dan sumber daya data dari sistem komputer selama pengoperasian berbagai pekerjaan pemrosesan informasi dari para pemakai akhir. 2. Program pengembangan sistem Program-program yang membantu para pemakai untuk mengembangkan program dan prosedur sistem informasi serta yang mempersiapkan program bagi para pemakai untuk pemrosesan melalui komputer.
Program manajemen sistem meliputi : 1. Sistem Operasi Sistem Operasi adalah sistem terintegrasi dari berbagai program yang mengelola operasi CPU, kendali input/output dan sumber daya serta aktivitas penyimpanan dari sistem komputer, dan yang menyediakan berbagai layanan pendukung ketika komputer menjalankan program aplikasi para pemakai.
2. Program manajemen jaringan
3. Sistem manajemen database
4. Server Aplikasi
5. Utilitas Sistem
6. Pengawas keamanan dan kinerja
1. Pemonitor kinerja (performance monitor) adalah berbagai program yang memonitor dan menyesuaikan kinerja dan penggunaan dari satu atau lebih sistem komputer untuk menjaga mereka tetap berjalan secara efisien. 2. Pemonitor keamanan (security monitor) adalah berbagai paket software yang memonitor dan mengendalikan penggunaan berbagai sistem komputer dan
menyediakan pesan peringatan serta mencatat bukti penggunaan tidak sah atas sumber daya computer.
Program pengembangan system meliputi : 1. Penerjemah bahasa pemrograman o Perakit (assemblers) menerjemahkan berbagai kode perintah simbolis dari program yang ditulis dalam bahasa perakitan, kedalam perintah bahasa mesin. o Compiler menerjemahkan pernyataan bahasa tingkat tinggi.
2. Alat dan Editor pemrograman Alat pemrograman meliputi software pembuatan diagram, pembuat kode, perpustakaan objek dan kode program yang dapat digunakan kembali, serta alat pembuatan prototype. Semua alat pemrograman ini adalah bagian mendasar dari bahasa pemrograman yang banyak digunakan seperti Visual Basic, C++ dan Java.
3. Paket Software CASE (Computer Aided Software Engineering) Alat untuk membangun dan mengembangkan dari software

Program Aplikasi Umum


: 1. Software Suite Komponen program dasar dari 4 software suite terkenal. Program
program lainnya
mungkin dimasukkan, tergantung pada edisi suite yang dipilih.
Sebuah software suite berbiaya jauh lebih murah daripada biaya total membeli software- software didalamnya secara terpisah. Kelebihan lainnya adalah semua program menggunakan graphical user interface (GUI) yang membuat mereka lebih mudah dipelajari dan digunakan. Kelebihan besar lainnya adalah suite program-programnya didesain untuk bekerja bersama tanpa terlihat dan mengimpor masing-masing file dengan mudah, tidak peduli program apa yang sedang digunakan pada saat itu. Kemampuan ini membuat suite lebih efisien dan mudah untuk digunakan daripada menggunakan berbagai jenis versi software secara terpisah.
Paket terintegrasi menggabungkan berbagai fungsi dari beberapa program word processing, spreadsheet, grafik presentasi, manajemen database dan lain-lain ke dalam satu paket software.

2. Web browser Komponen software paling penting bagi pemakai komputer saat ini adalah web browser. Jika dahulu dibatasi untuk berselancar dalam web, browser kini menjadi program software universal tempat pemakai akhir meluncur ke dalam pencarian informasi, e-mail, transfer file, multimedia, kelompok diskusi, dan banyak aplikasi lainnya. Web browser sering disebut sebagai klien universal, yaitu komponen software yang dipasang pada semua jaringan komputer dan alat komunikasi dari para klien diseluruh perusahaan.
3. Email, Instant Messaging (IM) Software email kini menjadi komponen dari software suite dan Web browser terkenal. Instant messaging adalah teknologi gabungan e-mail/konferensi komputer yang telah tumbuh begitu cepat hingga telah menjadi metode standar untuk pesan elektronik bagi jutaan pemakai internet diseluruh dunia. Dengan menggunakan IM, sekelompok praktisi bisnis atau teman dan rekan dapat mengirim serta menerima pesan elektronok secara instant, dan akhirnya dapat berkomunikasi serta bekerjasama secara real time dalam model yang hampir seperti bercakap-cakap.
4. Word Processing, Desktop Publishing Software word processing mengkomputerisasikan pembuatan, pengeditan, revisi, dan pencetakan dokumen (seperti surat, memo, dan laporan) dengan secara elektronik memproses data teks (kata-kata, frase, kalimat dan paragraph). Software word processing terkenal seperti Microsoft Word, Lotus WordPro, dan Corel WordPerfect dapat memberikan berbagai jenis dokumen cetak menarik melalui kemampuan publikasi desktop mereka. Software-software ini juga dapat mengubah semua dokumen ke dalam format HTML untuk publikasi seperti halaman-halaman web pada intranet perusahaan atau di www. Software word processing juga dapat digunakan untuk mendesain dan membuat halaman-halaman Web dari awal dari situs Web Internet atau Intranet. Software desktop publishing digunakan untuk menghasilkan bahan cetakan seperti newsletter, brosur, buku petunjuk dengan beberapa jenis gaya, grafik, foto dan warna disetiap halaman.
5. Spreadsheets Software spreadsheet seperti lotus 1-2-3, Microsoft excel dan corel QuattroPro digunakan untuk analisis, perencanaan, dan pemodelan bisnis. Mengembangkan spreadsheet melibatkan pendesainan formatnya dan mengembangkan berbagai hubungan (formula) yang digunakan dalam lembar kerja. Sebagian software juga membantu mengembangkan tampilan grafik dari hasil spreadsheet.
6. Presentation Graphics Software grafik presentasi digunakan untuk membantu mengubah data numerik menjadi tampilan grafik seperti diagram garis, grafik batang, diagram pie, dan jenis grafik-grafik lainnya. Sebagian besar dari software yang terkenal akan membantu membuat presentasi multimedia dari grafik, foto, animasi dan klip video, termasuk untuk publikasi ke www. Grafik presentasi terbukti jauh lebih efektif dari pada presentasi tabular data numerik untuk pelaporan dan komunikasi dalam media periklanan, laporan manajemen, atau untuk presentasi bisnis lainnya. Software grafik presentasi seperti Microsoft powerpoint, lotus freelance, atau corel presentation, memberi banyak kemampuan mudah untuk digunakan, yang mendorong penggunaaan grafik presentasi.
7. Personal Information Managers (PIM) PIM adalah Software terkenal untuk produktivitas dan kerja sama antar pemakai akhir, selain itu juga merupakan aplikasi terkenal untuk PDA. PIM seperti Lotus Organizer Dan Microfost Outlook membantu para pemakai akhir untuk menyimpan, mangatur, dan menarik kembali informasi mengenai pelanggan, klien, dan berbagai peluang atau menjadwalkan serta mengelola berbagai janji, pertemuan dan tugas. Software PIM akan mengatur data yang yang telah dimasukkan dan menarik kembali informasi dalam berbagai bentuk, tergantung pada gaya dan struktur dari PIM tersebut serta informasi yang diinginkan. Contohnya, informasi dapat ditarik kembali dalam bentuk kalender elektronik atau daftar janji, pertemuan, atau hal lain yang harus dilakukan; jadwal sebuah proyek; atau tampilan berbagai fakta dan data keuangan penting tentang pelanggan, klien, atau tentang peluang penjualan.

Sebagian besar PIM kini memasukkan kemampuan untuk mengakses www dan menyediakan kemampuan e-mail.  
8. Groupware Groupware adalah kategori software aplikasi umum yang menggabungkan berbagai jenis fitur dan fungsi software untuk memfasilitasi kerjasama. Contohnya, produk-produk groupware seperti lotus Notes, Novell GroupWise, dan Microsoft Exchange mendukung kerjasama melalui e-mail, kelompok diskusi dan database, penjadwalan, manajemen tugas, data, konferensi audio dan video, dan lain-lain.
Alternatif

Sistem Pendukung Operasi Sistem informasi


Sistem Pendukung Operasi Sistem informasi selalu dibutuhkan untuk memproses data yang dihasilkan oleh, dan digunakan dalam operasi bisnis. Sistem pendukung operasi semacam ini menghasilkan berbagai produk informasi yang paling dapat digunakan oleh para manajer. Pemrosesan lebih jauh oleh system informasi manajemen biasanya dibutuhkan. Peran dari sistem pendukung operasi perusahaan bisnis adalah untuk secara efisien memproses transaksi bisnis, mengendalikan proses industrial, mendukung komunikasi dan kerja sama perusahaan, serta memperbaharui database perusahaan.
1. Sistem pemrosesan transaksi Memproses data yang dihasilkan dari transaksi bisnis. Memperbaharui database operasional, dan menghasilkan dokumen bisnis. Contohnya: Sistem titik penjualan (point-of-sale - POS) dibanyak toko retail menggunakan terminal mesin kas untuk secara elektronik menangkap serta memindahkan data penjualan sepanjang saluran telekomunikasi ke pusat computer regional agar dapat diproses segera (Real-time) atau diproses setiap malam (Batch).
2. Sistem Pengendalian proses Mengawasi dan mengendalikan berbagai proses industrial. Contohnya, penyulingan minyak menggunakan sensor elektronik yang dihubungkan ke komputer untuk secara terus menerus mengawasi proses kimia dan membuat penyesuaian instant (real-time) yang mengendalikan proses penyulingan.
3. Sistem kerja sama perusahaan Mendukung komunikasi dan kerja sama tim, kelompok kerja dan perusahaan. Contohnya, para pekerja ahli dalam sebuah tim proyek dapat menggunakan email untuk mengirim dan menerima berbagai pesan elektronik, dan melakukan konferensi video untuk melakukan pertemuan elektronik agar dapat mengoordinasikan berbagai aktivitasnya.
Sistem Pendukung Manajemen Ketika aplikasi sistem informasi berfokus pada penyediaan informasi dan dukungan untuk pengambilan keputusan yang efektif oleh para manajer, aplikasi sistem tersebut akan disebut sebagai Sistem Pendukung Manajemen. Berdasarkan konsep, beberapa jenis utama sistem informasi mendukung berbagai tanggung jawab pengambilan keputusan:    
Manajemen dan Sistem Informasi Manajemen 2, Pertemuan Ke-1

1. Sistem Informasi Manajemen Memberikan informasi dalam bentuk laporan yang telah ditentukan sebelumnya untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Contohnya, manajer penjualan dapat menggunakan jaringan komputer dan pencari web untuk mendapatkan tampilan instant mengenai hasil penjualan produk  produk mereka dan untuk mengakses intranet perusahaan mereka agar bisa mendapatkan laporan analisis penjualan harian yang mengevaluasi penjualan yang dilakukan oleh setiap tenaga penjualan.
2. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System - DSS) Memberikan dukungan interaktif khusus untuk proses pengambilan keputusan para manajer dan praktisi bisnis lainnya. Contohnya, manajer bagian periklanan dapat menggunakan program spreadsheet untuk melakukan analisis what-if ketika mereka menguji dampak berbagai anggaran iklan atas prediksi penjualan produk  produk baru.
3. Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System  EIS) Memberi informasi penting dari SIM, DSS dan sumber lainnya yang dibentuk sesuai kebutuhan informasi para eksekutif. Contohnya, para eksekutif puncak dapat menggunakan terminal layar sentuh untuk secara instant melihat teks serta tampilan grafik yang menekankan berbagai area utama kinerja organisasi dan persaingan.
Kategori lainnya sistem informasi  Sistem pakar. Sistem berbasis pengetahuan yang menyediakan saran pakar dan bertindak sebagai konsultan pakar bagi para pemakai.  Contoh: Penasihat aplikasi kredit, pengawasan proses dan sistem pemeliharaan diagnosis.  Sistem manajemen pengetahuan. Sistem berbasis pengetahuan yang mendukung pembuatan, pengaturan, dan peyebaran pengetahuan bisnis dalam perusahaan. Contoh: akses intranet ke praktik  praktik bisnis terbaik, strategi proposal penjualan, dan sistem pemecah masalah pelanggan.  Sistem informasi strategis. Mendukung operasi dan proses manajemen yang memberi perusahaan produk, layanan dan kemampuan strategis sebagai keunggulan kompetitif. Contoh: perdagangan saham online, penelusuran pengiriman, dan sistem web e- commerce.  Sistem bisnis fungsional. Mendukung berbagai aplikasi operasional dan manajerial atas berbagai fungsi bisnis perusahaan. Contoh: sistem informasi yang mendukung aplikasi akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi, dan manajemen sumber daya manusia.
TANTANGAN MANAJERIAL TEKNOLOGI INFORMASI Kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang dinamis saat ini bergantung pada pemaksimalan penggunaan teknologi berbasis internet dan sistem informasi melalui web, untuk memenuhi permintaan yang berubah dari para pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis lainnya di pasar global. Tujuan dari banyak perusahaan saat ini adalah untuk memaksimalkan nilai pelanggan dan bisnis mereka dengan menggunakan teknologi informasi untuk mendukung para pegawai mereka dalam mengimplementasikan proses bisnis kooperatif dengan para pelanggan, pemasok, dan pihak lainnya.
Keberhasilan Dan Kegagalan dengan TI Keberhasilan sistem informasi tidak seharusnya diukur hanya melalui efisiensi dalam hal meminimalkan biaya, waktu dan penggunaan sumber daya informasi. Keberhasilan juga harus diukur dari efektivitas teknologi informasi dalam mendukung strategis bisnis organisasi, memungkinkan proses bisnisnya, meningkatkan struktur organisasi dan budaya, serta meningkatkan nilai pelanggan dan bisnis perusahaan.
Beberapa tantangan etika yang harus dihadapi oleh para manajer bisnis yang mengimplementasikan aplikasi  aplikasi utama teknologi informasi.
Manajemen dan Sistem Informasi Manajemen 2, Pertemuan Ke-1

Fungsi Sistem Informasi, yaitu:  Area fungsional utama dari bisnis yang penting dalam keberhasilan bisnis, seperti fungsi akuntansi, keuangan, manajemen operasional, pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia.  Kontributor penting dalam efisiensi operasional, produktivitas dan moral pegawai, serta layanan dan kepuasan pelanggan.  Sumber utama informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebarluaskan pengambilan keputusan yang efektif oleh para manajer dan praktisi bisnis.  Bahan yang sangat penting dalam mengembangkan produk dan jasa yang kompetitif, yang memberikan organisasi kelebihan strategis dalam pasar global.  Peluang berkarier yang dinamis, memuaskan, sarta menantang bagi jutaan pria dan wanita.  Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan perusahaan bisnis yang membentuk jaringan.
KOMPONEN SISTEM INFORMASI Konsep sistem dapat membantu memahami: 1. Teknologi. Jaringan komputer adalah sistem dari berbagai komponen pemrosesan informasi yang menggunakan berbagai jenis hardware, software, manajemen data dan teknologi jaringan telekomunikasi. 2. Aplikasi. Aplikasi bisnis dan perdagangan elektronik melibatkan sistem informasi bisnis yang saling berhubungan satu sama lain. 3. Pengembangan. Mengembangkan berbagai cara untuk menggunakan teknologi informasi dalam bisnis meliputi pendesainan komponen  komponen dasar sistem informasi. 4. Manajemen. Mengelola teknologi informasi memiliki penekanan pada kualitas, nilai bisnis yang strategis, dan keamanan sistem informasi organisasi.
Sumber Daya Sistem Informasi Sistem informasi terdiri dari 5 sumber daya dasar, yaitu: Manusia, Hardware, Software, Data dan Jaringan. Dibawah ini merupakan contoh Sumber daya sistem informasi dan produknya, meliputi:
1. Sumber daya manusia  Pemakai akhir merupakan orang
orang yang menggunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan sistem tersebut. Mereka berupa pelanggan, tenaga penjualan, teknisi, staff administrasi, akuntan dan para manajer.  Para pakar merupakan orang  orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi. Mereka meliputi sistem analis, pembuat software, operator sistem.
2. Sumber daya hardware Dapat digolongkan menjadi: Mesin dan Media.      
Manajemen dan Sistem Informasi Manajemen 2, Pertemuan Ke-1

3. Sumber daya software  Software sistem, seperti program sistem operasi, yang mengendalikan serta mendukung operasi sistem computer.  Software aplikasi, yang memprogram pemrosesan langsung bagi penggunaan tertentu komputer oleh pemakai akhir. Contohnya, program analisis penjualan, program pengolahan kata dan program penggajian.  Prosedur, yang mengoperasikan perintah bagi orang  orang yang akan menggunakan sistem informasi. Contohnya, prosedur entri data, prosedur untuk memperbaiki kesalahan, prosedur pendistribusian cek gaji.
4. Sumber daya data Termasuk deskripsi produk, catatan pelanggan, file kepegawaian, database persediaan.
5. Sumber daya jaringan Media komunikasi, pemroses komunikasi, software untuk akses dan pengendalian jaringan.